Sejarah Brimob-Pelopor.   139 comments

Ranger/Pelopor.

Dari berbagai peristiwa yang telah menunjukkan bahwa kemampuan dan profesionalisme anggota Mobrig harus ditingkatkan secara cepat. Untuk keperluan itulah maka pada tanggal 10 Juni 1954 berdiri Sekolah Pendidikan Mobile Brigade (SPMB) di Porong, Watukosek Jawa Timur.

Semenjak SPMB berdiri maka kiprah dan gerak Mobrig dalam aneka tugas semakin meningkat. Sementara itu, kualitas dan kuantitas kekacauan dalam negeri yang berbentuk aneka pemberontakan juga terus meningkat. Untuk mengatasi sekaligus mengantisipasi hal tersebut, kepala polisi memerintahkan kepala SPMB agar membentuk satuan khusus dalam bentuk kecil namun berkualitas tinggi. Dari berbagai alternative pilihan bentuk dan nama maka dipilihlah Ranger. Nama ini sebenarnya merupakan satuan khusus milik Amerika.

Perintah Kepala Polisi Jawatan Kepolisian Negara kepada SPMB untuk membentuk Ranger merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijunjung tinggi. Meskipun pelaksanaannya tidak mudah. Hal ini disebabkan adanya berbagai keterbatasan, baik yang menyangkut dana maupun sumber daya manusianya. Disamping itu, berbagai persiapan harus dilakukan terlebih dahulu, baik yang menyangkut personil instruktur, sarana, bahan ajar, maupun pengetahuan – pengetahuan khusus yang belum dimiliki.

Dari sejumlah persiapan yang harus dilakukan, langkah pertama yang harus dilakukan oleh SPMB adalah membentuk tenaga – tenaga instruktur. Untuk membentuk instruktur yang berkualitas seperti Ranger luar negeri, SPMB menyeleksi para perwira instruktur guna dikirim keluar negeri secara bergelombang dalam rangka studi banding sekaligus mengikuti kursus kilat instruktur Ranger, baik yang berlangsung di Philipina, Jepang, maupun Amerika Serikat. Setelah mereka kembali ke SPMB, segera dilakukan uji coba pembentukan Ranger Indonesia Pertama.

Dalam pembentukan Ranger Indonesia Pertama ini dilakukan dengan menyeleksi sejumlah anggota polisi lulusan Sekolah Polisi Negara Sukabumi. Hasil yang didapat adalah yang lulus seleksi ada 15 orang Agen Polisi Kelas Dua. Dan kelima belas orang tersebut selesai mengikuti pendidikan Ranger Angkatan Pertama pada tanggal 20 Oktober 1956 sekaligus menandai lahirnya Ranger Indonesia. Selanjutnya mereka ditempatkan sebagai pembantu Instruktur Ranger. Usaha SPMB membentuk instruktur yang berkualitas dan para pembantu instruktur secara bertahap terus dilakukan hingga terbentuk kompi pertama Ranger Indonesia pada tanggal 14 September 1959 dengan sebutan Kompi 5994.

Secara esensial nama Ranger maupun Pelopor itu tetap satu, yakni satuan khusus yang dimiliki Polri untuk tugas – tugas khusus dalam rangka pengamanan dalam negeri yang berkadar tinggi. Perubahan nama Ranger ke Pelopor pada tahun 1961 dikarenakan pemerintah menghendaki jiwa nasionalisme bangsa terus dipertahankan dan ditumbuhkembangkan dan salah satu cara yang tepat ditempuh adalah mengubah istilah – istilah asing kedalam bahasa Indonesia yang baku dan benar. Dengan nama Pelopor bukan berarti bahwa kemampuan satuannya merosot, namun tetap berkualitas seperti ketika masih bernama Ranger. Dengan demikian, tugas pengabdian Pelopor merupakan kelanjutan yang telah dilakukan Ranger.

Gambar Pelopor.

 

About these ads

Posted Januari 6, 2010 by Jimmy Hursepuny in Polri

Tagged with

139 responses to “Sejarah Brimob-Pelopor.

Subscribe to comments with RSS.

  1. bagus tu warna lorang pelopor tp kenapa ga di pakai?????
    lagian kl di pakai bisa membedakan antara Pol PP dgn Brimob,
    aku sangat sejutu dengan dipakainya kembali loreng brimob
    MOGA TETAP JAYA BRIMOB POLRI TERKHUSUSNYA LAGI PELOPOR

    • Saya setuju pula dgn mas Rengga, loreng Pelopor merupakan kebanggaan Brimob tetapi karna untuk menghilangkan kesan militeristik pada masyarakat maka loreng Pelopor jarang di pakai.

      • Saya setuju klau brimob seluruh indonesia tetap memakai loreng pelopor, karena loreng pelopor punya sejarah yg tdk bisa di tinggalkan begitu saja

    • Saya setuju klo Brimob sering pake loreng, soal militeristik, saya rasa gak bisa diliat dari sisi lorengnya, soalnya banyak juga tuh ormas ormas / banser yang pake loreng………Bravo Brimob, saya bangga sama Brimob, meski saya hanya orang awam…….

    • Sebenarnya satuan2 angkatan bersenjata yg keberatan dgn loreng brimob, krn di era soeharto TNI takut tersaingi dengan pamor BRIMOB yang mengukir sejarah. Kita lihat, bhw sedikitpun nyali prajurit Bhayangkara Brimob tdk pernah kendor kl diganggu oleh satuan lain. Bahkan satuan samping sangat segan utk berselisih dgn BRIMOB. HIDUP BRIMOB POLRI!!

  2. Udah lapor komandan belum, sebelum pakai loreng Pelopor?

  3. YG LORENG ITU DARI DULU YA TENTARA MAS…………… JGN CM NUMPANG KEREN

    • Loreng Pelopor memang keren sehingga banyak yg iri, belum lagi loreng Brimob dgn motif macan tutul lebih keren lagi. Perlu diketahui bro, loreng Pelopor sudah ada dari dulu yaitu ketika Brimob masih bernama Mobrig(Mobile Brigade).

    • rayful belajar sejarah lg, baru lu comen….. jgn kritik ngak da dsr….

      pelopor jayalah selalu…

    • to rayful : yang merasa “loreng” angkat tangan…atau jangan2 loe yang “loreng”???????bangga kali loe ama “loreng” loe yang punya sejarah kelam namunj sayangnya masayarakat indonesia gak pernah tahu dan gak pernah menyadarai….kasian kalee…

    • numpang keren bagaimana ???maksudnya ? kalo loreng PELOPOR tetap beda dari loreng yang lain……dari loreng pelopor yang macan tutul sampai yang loreng pelopor terbaru inii, tetap beda dengan loreng-loreng yang lain…….loreng milik pelopor memang JOOOOOssss, mantap

    • ingat dol loreng brimob sudah ada sebelum lo lahir jadi jgn anggap loreng pelopor di anggap cuman numpang keren aja entar kualat lo….

  4. menurut saya apa salahnya sih brimod memakai loreng sebab kesatuan brimod adalah pasukan tempur polisi yang memiliki kemampuan militer…pasukan tempur polisi bukan hanya ada di indonesia tapi di jerman ada, di portugal ada apalagi negara Timur tengah pasti ada yang memiliki kemampuan militer…dan juga kesatrian brimod tetap mempertahankan kemampuan dan tradisi kemampuan militer bila perluh ditingkatkan lagi untuk kemanusiaan dan menegakkan ham….saya yakin para prajurit brimod bukan orang buta huruf/ tamatan sd/smp semua lulusan sma atau sarjana yang pasti bisa melaksanakan tugas tampa adanya pelanggaran Ham

  5. orang bodoh yg blng loreng tuh milik tntara……..dri jaman polisi g enk mpe polisi skrng enk tetep pnya doreng khususnya brimob

  6. ya bnr tuh mas anton . . . cuman orang BODOH dan katro’ yang bilang kya gtu!!!!!!! BRIMOB MALUT

  7. makax baca sejarah mas,jgn kurvei trus kerjax,loreng tdk slamax identik dgn tentara.dr dulu brimob itu punya uniform loreng,bukan ngarang ngarang,legalitasx ada bro.jd gak usah iri dgn loreng pelopor….anwar brimob mksr

  8. Jikalau tidak ada beban sejarah, saya lebih suka Brimob diberi nama Korps Marechausee atau Korps Marsose. Istilah tersebut merujuk kepada polisi berkemampuan militer. Belanda dulu membentuk satuan tersebut untuk menumpas pemberontakan di Hindia Belanda dan hingga kini pasukan tersebut masih ada. Bahkan baretnyapun sama dengan Brimob, yakni biru tua. Sayang, nama Marechausee atau Marsose terlanjur hancur imagenya di Indonesia, justru karena ulah pasukan tersebut, khsususnya di Aceh.

    Soal seragam kamuflase, karena salah satu tujuannya adalah untuk menghadapi insurjensi dan gerilya kota, saya melihat sah-sah saja. FBI pun punya seragam kamuflase kota. Dan mereka juga sering mengenakan seragam loreng militer dalam operasi-operasinya di lapangan.

    Untuk loreng macan tutul (atau istilah standarnya frogskin camo) sebenarnya TNI mengadopnya dari Belanda tahun 50 an dan digunakan sampai kurun waktu 65 an. Jika Anda cermati foto-foto lama operasi TNI pada kurun waktu tersebut, seragam yang digunakan adalah frogskin camo. Gambar yang paling tersohor adalah waktu Mayjen Soeharto selaku Pangkostrad memberikan statement di lubang buaya tahun 65. Beliau waktu itu mengenakan seragam frogskin camo atau loreng macan tutul. Jika sekarang camo tersebut digunakan Brimob, sah-sah saja karena sudah merupakan keputusan negara.

    Semoga Brimob berkembang kian tangguh, profesional dan mampu berperan serta dalam menjaga keutuhan republik ini. Aminn.

    • Trims sudah mampir di blog saya, iya…saya pernah mendengar nama Marsose yaitu pasukan pemukul kepolisian Belanda yang sama fungsinya dengan Brimob. Saya berterima kasih lagi karna atensinya kepada Brimob yang saya banggakan. Brimob atau Brigade Mobil sudah beberapa kali berganti nama, awal berdirinya dengan nama “Pasukan Polisi Istimewa” dan pada masa penjajahan Jepang dikenal dengan nama “Tokubetsu kaesatsutai” kemudian pada tgl 14 November 1946 berganti nama menjadi Mobile Brigade (Mobrig). Pada 1961 setelah genap berusia 15 tahun Mobrig berganti nama menjadi Brigade Mobil atau Korp Brimob yang sampai saat ini menjadi Pasukan Elit Kepolisian RI. Kesimpulan dari saya bahwa apa pun namanya tidak mengubah tugas dan tanggung jawabnya, eksistensi Brimob sangat penting bagi negara RI…mulai dari awal kemerdekaan hingga Indonesia benar2 merdeka Brimob ikut berjuang hingga saat ini peran sertanya sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas. Bravo BM.

      • sekaraang ntto,,,sipil di persenjataaii,,

      • klo menurut saya sich…setelah baca buku “pelopor: pasukan elit yang terlupakan” pelopor itu yang elit…klo pelopor sekrang kan beda dengan pasukan pelopor (ranger) yang dulu, karna polopor yang dulu (1965-70-an) itu kualifikasinya lebih diatas pasukan xxx…

        bravo pelopor..

  9. saya kagum dgn kemampuan brimob sewaktu msh disebut ranger,sayang sekali di jaman orba “dikerdilkan”….menurut saya dgn adanya kemampuan Densus 88,setidaknya bisa mengembalikan image ranger…..masalah uniform loreng..gak ada salahnya koq dipake…apalagi yg loreng macan tutul…bravo pelopor!!

  10. Hello Hursepuny Muda!

    Saya panggil anda hursepuny muda karena saya banyak kenal dengan beberapa orang hursepuny yang juga anggota Polri yang dinas dibeberapa Polres di Papua.

    Kebetulan Bapak saya ex.Menpor yang pernah dinas DiIrian Jaya makanya saya tau banyak Ttg brimob irian dan kenal dengan beberapa komandan brimob di Papua di masa lalu maupun sekarang.

    Oh ya! sudah baca bukunya Mas Anton tentang Resimen Pelopor Pasukan elit yang terlupakan? bagus sekali bukunya dan anda bisa belajar dari sana detailnya Menpor yang sebelumnya disebut Ranger dan bagaimana cara mereka bekerja.

    Salam and GBU

    • Salam kenal pak Dave, sorri baru di balas sekarang karna kesibukan saya ini sehingga Blognya jarang di update. Mengenai buku tentang “Resimen Pelopor pasukan elit yang terlupakan” saya masih mencari di toko2 buku dan sangat tertarik untuk membacanya, saya sudah membaca secara garis besarnya saja melalui blog http://watukosek11.blogspot.com. kesimpulan saya bagi insan Brimob Polri saat ini adalah membangkitkan kembali semangat para pendahulu kita untuk dapat kita terapkan pada era global dan serba teknologi ini karna keberhasilan tugas dan kearifan Resimen Pelopor terdahulu patut di contoh. Trim sudah mampir di blog saya, salam buat bapak anda ex.Pelopor. Bravo Brimob Pelopor Indonesia.

    • sepakat…….:) bravo menpor….

  11. merdeka…maju terus

  12. apa boleh serang anggotya brimob memakai lambang pelopor sedangkan dia belum dikjur pelopor..apa sanksinya..?krn adik saya angota brimob,saya bangga ma dia tp kok banyak betul lambang2 di baju dinasnya ..yg ngak ada cuma lambang sendok dan garpu..he.hee,,,pokok nya jaya lah slalu brimob..JIWA DAN RAGA DEMI KEMANUSIAAN..WATU KOSEK IS THE BEST

    • Beny Farham: Memang untuk Dikjur Pelopor berpusat di Watukosek (Jatim) tetapi Saat ini Satuan Brimob di tiap2 daerah sudah melaksanakan latihan khusus untuk kualifikasi Pelopor dan mungkin adik sudah melaksanakan kualifikasi Pelopor, dan itu ada tunjangannya berupa uang. Minimnya dana untuk melaksanakan Dikjur di Watukosek mungkin salah satu faktornya, bayangkan kalau seluruh anggota Brimob di Indonesia harus ke Watukosek berapa dana yang harus dikeluarkan kecuali mungkin pejabat2 tinggi kita “STOP KORUPSI” mungkin semuanya akan terwadahi tetapi saya tdk terlalu mikirin semua sdh ada yg atur yg penting ngga sampe potong gaji aja….Ooya mas Beny kembali ke lambang Pelopor, masalah sangsinya saya pikir tidak ada, itu kembali kepada oknum tersebut dpt mempertanggung jawabkannya atau tdk. Biasanya seorang anggota Brimob akan merasa bangga kalau banyak mengenakan lambang/brevet dan itu sah2 saja menurut saya. Trim sdh melihat blog saya.

  13. untuk buku Menpor Mungkin mas jimmi bisa lihat blog ini yang ada ringkasannya sebelum jadi buku .

    http://dodytape.wordpress.com/2008/07/13/sat-ii-pelopor-korps-brimob-polri/

  14. pak kapan penerimaan brimob?????????

  15. perlu diketahui bahwa kesatuan dalam angkatan bersenjata RI yang pertama kali mengunakan seragam loreng adalah MOBRIG pada tahun 1951. Oleh sebab itu yang disesalkan adalah sejarah brimob tidak semua orang mengetahuinya apalagi pada zaman ABRI dimana brimob dilikuidasi / diciutkan. Seperti diatas ada yang comment yang pake loreng itu TNI karena banyak yang tidak mengetahui sejarah brimob.

  16. Saya setuju klo loreng bukan punya TNI saja.. tp karna kurangnya pemahaman sejarah sehingga dianggap seperti itu.. Walau begitu semanggat pelopor harus tetap BERJAYA.. BRAVO BRIMOB.. (BRIMOB MALUT)

    FUAD Brigade XVII.I
  17. loreng brimob punya history,jauh sebelum TNI memakai loreng,brimob sudah memakainya,cuma utk saat ini berhubung POLRI merujuk ke POLISI SIPIL maka utk pemakain loreng terhadap brimob,khususx utk kegiatan operasional pakaian loreng gak dipakai guna menghilangkan imej MILITERISTIK,akan tetapi bukan berarti pakaian loreng diharamkan buat brimob,dalam latihan,dan kegiatan tertentu loreng biasa dipakai.perlu diketahui bahwa SWAT yg asli POLISI SIPIL tidak mengharamkan pakaian loreng,mereka biasa pakai dlm latihan,jadi gak usah diperdebatkan masalah loreng brimob,yg jelasnya brimob gak ikut-ikutan keren,tapi ada sejarah yang berbicara otentik,..jayalah BARET BIRU……

    anwar pelopor makassar
  18. Dari jaman masa Hindia Belanda BRIMOB itu udah punya baju loreng ingat pada saat masih bernama”POLISI ISTIMEWA”yg dibagi diberbagai kesatuan atau dgn sebutan MBB….

  19. mau komen aj ttg Menpor..ayah saya(sudah almarhum)ex menpor era pak anton sujarwo,beliau(ayah)mulai dari pendidikan polisi di kramat jati(1957)ditempatkan dibrimob malut lalu ditarik ke klapa dua dan menjalani dik pelopor di watukosek.operasi militer yg udah dilaksanakan :natuna,dwikora,trikora sampai akhirnya menpor dibubarkan tahun 60an stelah peristiwa Gula 30 sekilo.kalau saya dengar cerita mereka latihan rimba laut di pelabuhan ratu,sukabumi.diterjunkan ditengah laut dan berenang ke pantai dengan full gear selesai latihan diwajibkan jalan kaki dari plbuhan ratu sampai markas dikelapa dua.masih banyak cerita2 heroik lainnya dan beberapa dokumen bintang jasa dan tanda-tanda kemahiran(wing jump master,ranger dan sniper masih tersimpan rapih)…saya terkesan dan bangga menjadi anak MENPOR…….bravo BRIMOB.

  20. Loreng tutul di pake oleh anggota mobrig bila dia berhasil membunuh tentara belanda dan mengambil pakean skaligus perlengkapannya sebagai wujud kebanggan,trus pelek ban dicat merah krn truk yg mengangkut personil mobrig disanggong belanda dan byk anggota mobrig yg gugur dgn darah terciprat pada pelek ban sedangkan bemper warna merah kuning merah tuk menandakan sebagai pasukan elit……klo g percaya tanya ma ex menpor/mobrig

  21. ga usah kita perdebatkan hal yang ga perlu dibahas……
    tetapi mengakui keanekaragaman perbedaan yang mencerminkan DEMOKRASI
    tetapi seluruh warga negara merasa NYAMAN, BANGGA, DENGAN KEBERADAAN KORPS BRIMOB dengan GIGIH menuntaskan gerakan separatis yang menggunakan senjata api, ancaman teror yang meresahkan masyarakat serta MAMPU menjembatani masyarakat dengan KEPOLISIAN
    MAJU TERUS KORPS BRIMOB POLRI PADA UMUMNYA
    DAN KI I DEN A SAT BRIMOBDA MALUKU PADA KHUSUSNYA

  22. Saya sangat bangga dgn Korps Brigade Mobil ,karena Ayah saya adalah Ex Korp Brigade Mobil yg dulu disebut Mobrig kebetulan Ayah saya pendidikan Eslilin istilah Bhayangkara dua wakt itu di Ambon Tantui tahun 51 setelah pendidikan diWatu Kosek ditugaskan KePontianak Banjarmasin Balikpapan Palembang Sumatera kembali ke Banjarmasi dan menetap diBalikpapan Ayah saya setiap Operasi Militer selalu menggunakan Doreng mirip baju dorengnya Tentara Belanda hingga sampai saat iti masih tersimpan walaupun tdk sempurna lagi jadi saya sangat setuju Brimob sekarang gunakan saja Doreng yang merupakan kebanggaan Korps Brigade Mobil kebetulan cikal bakal Korp Brigade Mobil Kalimantan Timur di Balikapapan ayah saya salah satu orangnya waktu itu masih Kompi 5137 saya harap Brimob tetap jaya dan memliki nilai 1000 sementara lawan dgn nilai 50 BRAVO BRIMOB jadilah berkibar bagai Sang Merah Putih

  23. kalo ngomong brimob saya bangga sekali, orang tua saya mobrig pertama, berbagai operasi di nusantara telah dilaksanakan dengan sukses, waktu melawan belanda dari jari, hidung, kuping orang belanda itu selalu dipotong untuk oleh2 pulang operasi, dan di air keraskan sampai sekarang, waktu pendaratan operasi pembebasan irian barat orang tua saya bilang hampir semua daerah operasi dikelilingi brimob dan mengacak acak pasukan belanda, apalagi waktu di perbatasan malaysia orang tua saya bilang brimob masuk dan menerobos kamp kamp inggris dan mengobrak abrik markas inggris, saya bangga kalo mendengar cerita brimob dulu, kalo bisa yg sekarang ikuti jejak brimob dulu dan hargai kepahlawanan mereka, bravo brimob

  24. salam brigade . . . . . . . . . . . . . . . .
    saya steven yeuyanan eks brimob dasba 2000 angkt ke 2 bumi kandung kebanggaan brimob polri di watukosek,menurut almarhum bpk saya y.s.yeuyanan yang juga eks mobbrig apapun yang orang katakan bhw brimob ato mobbrig tdk pny kemampuan militer ato tidak punya loreng itu sebenarnya orang atau oknum itu dulunya mau masuk polisi ato brimob gagal ditengah jalan karena kemampuan tidak ada sehingga pilihlah dia ke pasukan lain jadi…………………………jangan iri bapak saya punya loreng tutul n loreng pelopor masih ada kok,begitu pula saya jg masih ada jg klo mas ato mba mau silahkan kok klo mau

    bripka steven yeuyanan jajaran krisna polsek manokwari papua barat
  25. saya steven yeuyanan ,jajaran krisna polsek manokwari papua barat,mas ato m’ba sudah baca belum lahirnya RI,dulunya revolusi fisik yang pny persenjataan lengkap itu POLISI ISTIMEWA ato dikenal MENPOR RESIMEN PELOPOR zaman moderen ,untuk diketahui bahwa yang bisa melucuti tentara jepang dengan kapal perang adalah POLISI ISTIMEWA kaga ada tuh pasukan lain ////////////// apalagi sekarang DENSUS 88 kian jaya kian ganas n iri tuk POLRI,jayalah KORPS BRIMOB POLRI,BRAVO,

    bripka steven yeuyanan jajaran krisna polsek manokwari papua barat
  26. maaf ya di komentar saya pertama terulis dasba 2000 yang benar dasba 6000 gelombang ke 2 watukosek 97 ,seba pk polri 96/97 spn jayapura,bagi rekan2 brigade khususnya gel 2 dasba 6000 salam brigade dari saya di manokwari khususnya di jajaran krisna polsek kota manokwari,

    bripka steven yeuyanan jajaran krisna polsek manokwari papua barat
  27. saya punya pertanyaan, apa bedanya BRIMOB dengan GEGANA? bagaimana garis komandonya?bagaimana pula dengan DENSUS 88? Lalu berapakah jumlah idealnya personel BRIMOB dll bila dibandingkan dengan negara2 lain seperti AS, Inggris, India, Perancis, dll? dan bagaimana perbandingan jumlah personel tentara dan polisi di negara2 tersebut? saya selalu tertarik dengan BRIMOB karena sangat sedikit yang saya ketahui tentang ini dibandingkan dengan tentara. tapi yang pasti saya memang suka dengan aparat keamanan yang memakai seragam warna hitam, entah dari TNI maupun POLRI. menurut saya itu sangat keren dan garang =)

    • Trims sdh mampir di blog BRIGADE, maaf krn kesibukan saya baru dibalas komennya. Brimob adalah singkatan dari Brigade Mobil yang merupakan satuan elit Kepolisian (Polri), satuan Brimob tersebar di tiap-tiap Provinsi di Indonesia. Di tiap satuan brimob di daerah terdiri dari beberapa Detasemen Pelopor dan satu Detasemen Gegana yang umumnya personelnya memiliki kemampuan yang sama yaitu Wanteror, PHH, Resmob, Jihandak, dan SAR. Tetapi untuk Gegana dibekali secara spesifik kemampuan Wanteror (Lawan Teror) dan Jihandak (Penjinakan bahan peledak). Densus 88 merupakan gabungan satuan2 fungsi Polri yang di dalamnya terdapat banyak personel Brimob, personel brimob sebagian difungsikan sebagai Tim anti teror (penindakan di lapangan) jika ada tindak pidana teroris. Untuk jumlah ideal personel Brimob sebenarnya sama dengan pasukan lain baik di dalam maupun di luar negeri bahwa 1 tim=10-12 personel, 1 peleton=31 personel, 1 kompi=4 peleton, dst. Pada kasus penyanderaan dibutuhkan 1 tim Brimob (personel disesuaikan dengan situasi yg ada) untuk pembebasan sandera. Kalau Brimob dibanding2kan dgn pasukan lain di luar negeri, tiap pasukan memiliki ciri khas masing2 seperti yg dimiliki Brimob dan untuk kemampuan dimiliki sudah standarisasi internasional seperti contoh teknik penggerebekan teroris. Brimob juga mendatangkan pelatih internasional untuk mengasah kemampuannya dan juga mengadakan pertukaran personel untuk latihan di luar negeri. Itu semua dilakukan Brimob untuk lebih profesional lagi dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Demikian penjelasan singkat saya, trims.

  28. sekali BRIMOB tetap BRIMOB,,,hidup BRIMOB…

  29. BRIMOB selalu mexatu dlm jiwaQ DAN akan mengalir dalam aliran DARAHq…..hidup BRIMOB/PELOPOR——-BRIMOB sampe mati..by brimob poso

    AAN APRIANTO.H.LUMUAN
  30. insyallah pelopor yg hilang kini kembali pulang,,,
    begitupun dengan baju lorengnya,,,,,, hanya loreng pelopor dan macan tutul yg paling gagah diantara semua baju loreng….
    segera usulkan kepada ka korp brimob agar baju loreng di pakai lagi
    amiiiin
    bravo brigade mobil
    gusmin
    brimob kendari

    • sekarang yang pake lorong macan tutul secara resmi marinir… karena KKO (Korps Komando Operasi) sebutan marinir dahulu memiliki loreng khas macan tutul sama kayak brimob cuma beda motif aja…satuan tni / polri memang membanggakan…

  31. setelah membaca comment2 diatas terkesan jumawa dan takabur, kita mengetahui ketika Indonesia Merdeka nama resmi Tentara tidak ada yg ada adalah laskar2 BKR, sedangkan polisi memang diberikan peran yang lebih besar apa dia itu polisi istimewa atau apalah namanya yang pasti mereka sudah mempunyai struktur organisasi sedangkan BKR sama seperti pasukan grilya yang belum terkoordinasi jadi tidak usah mengatakan polisi lebih hebat dr tentara pada waktu itu krn memang polisi diberikan peranan untuk melucuti senjata jaepang tau tugas yang lainnya. Kebetulan saya adalah anak tentara dan banyak juga paman2 saya yang jadi polisi Brimob, setiap satuan mempunyai kelebihan dan kekurangannya sebagai contoh bagaimana menpor kocar-kacir di Timtim bahkan desersi oleh karena setiap satuan mempunyai kebanggaan wajarlah anda yang brimob merasa paling hebat tapi tidak semua satuan tentunya. Jadi berkaca kepada masa lalu sah2 saja kalau brimob pakai loreng soal loreng di tentara tidak semua tentara pakai loreng seingat saya orang tua selama jadi pasukan infantri Yonif 741 pada waktu itu belum sekalipun pernah berpakaian loreng. Tapi saya bangga krn orang tua pernah bertugas di Maluku, Sulsel, Timtim dan menjadi hebat bukan karena berpakaian loreng tapi karena penugasan….sekali lagi salam hangat untuk bapak2 Brimob..

  32. maksudnya menjadi hebat bukan karena pakaian loreng tapi krn keberhasilan dalam penugasan yaitu menguasai dan mempertahankan setiap wilayah yang menjadi tanggungjawab satuan tsb. megenai pakaian loreng sah2 saja kalau brimob menggunakannya tapi dengan pemerintahan yang demokrasi tentunya masyarakat indonesia menghendaki polisi yang berwajah sipil, baik berpakaian ataupun penampilan. sekalai lagi bahwa republik ini berdiri bukan hanya karena peran polisi atau tentara tapi oleh rakyat indonesia. salam semoga TNI dan Polri tetap jaya…

  33. bung I Gede Budayasa ….. statemen anda tentang kocar kacirnya pasukan brimob sama persis dengan statemen soeharto. yang hanya menceritakan sepenggal kisah miring tanpa menganalisa sebab musababnya …. coba buka lagi sejarah surabaya , sumatra , tim tim , irian barat, maluku selatan , aceh . dsb. pola pikir anda sama persis dengan pola pikir orde baru

  34. Hai Gde, Kalau kau goblok gak usah banyak bacot kau di blog ini. disini hanya nulis ttg sejarah perjuangan Polri karena semua rakyat indonesia sudah tau, banyak terjadi pemutar balikan sejarah selama orde baru berkuasa.

    Kau bicara Menpor kocar kacir di timtim? mmmmhhh…….apa sich hebatnya operasi timtim? siapa yang paling banyak mampus di timtim? tanya sm moyangmu kalau dia jujur sm kau.

    Kalau sekarang brimob memakai kembali pakaian loreng, terus kau mau apa?

    • Tahun 1975-1976 saya seorang sarjana “fresh graduate”, orang sipil, waktu itu bekerja sebagai pegawai pemerintah pada pemerintah provinsi NTT di Kupang. Tahun tersebut memang perang di Timtim “membara”, Tapi saya siap untuk ditugaskan ke Atambua, Batugede,Timtim untuk urusan logistik para pengungsi. Maklum waktu itu walaupun sudah menikah, sudah menjadi bapak dari dua anak laki-laki, namun usia masih 26 tahun. Di lapangan saya saksikan TNI dan Brimob Polri yang betugas menggunakan pakaian sipil, umumnya mengenakan celana panjang jeans. Satu dua bintara anggota RPKAD yang saya lihat di Atambua berseragam lengkap. Saya salut sekali semangat dan pengorbanan mereka antara lain mereka tidur di atas tanah, di bawah belukar, menggunakan sepotong seng sebagai alas kepala. Tahun itu perang gerilya terasa panas sekali. Wajah semua sukarelawan kelihatan sangat tegang. Saya bertemu sekitar empat personil Pelopor Brimob (dikenal dari warna celana panjang yang dikenakan) berjalan kaki, menyandang senjata laras panjang, juga membawa satu ekor anjing pelacak yang segar, telinganya berdiri. Wajah mereka menggambarkan kelelahan yang amat sangat, tegang, dan tidak saling bicara. Mereka berjalan terus. Banyak sukarelawan (pasukan) dari berbagai kesatuan ketika itu juga kocar-kacir, tegang, tidak banyak bicara. Sukarelawan kita bukan melarikan dari pertempuran. Saya tahu sukarelawan kita gagah berani, berani mati. Mungkin mereka kocar-kacir karena mereka sulit membedakan mana kawan mana musuh/lawan. Karena ketegangan juga maka saya menjumpai dua sampai tiga truk TNI untuk angkut pasukan, dan truk tangki BBM/tangki air bersih, terperosok masuk selokan yang dalamnya hanya sekitar 50 cm, ada yang mogok di , ditinggalkan begitu saja oleh sopir. Saya yakin pasukan kita yang masuk perang di Timtim waktu itu banyak yang belum mengenal baik, apalagi mengenal secara detil medan Timtim. Akibatnya mereka sangat tegang, kocar-kacir, bahkan meninggalkan begitu saja alat perang.yang rusak/terperosok di tengah jalan raya.

  35. Pada saat kejadian di tim-tim menpor sdh tidak ada lagi.
    Jadi ga ada pernyataan bahwa menpor lari kocar kacir.

  36. salam BRIGADE….
    salam TRI BRATA….

    JAYALAH BRIMOB SELAYAKNYA WALET HITAM YANG TERBANG DIANGKASA TANPA TAKUT AKAN BADAI YANG MENERPA…

    POLRI – POLDA PAPUA

  37. Jauh di masa lalu ketika hiruk-pikuk mesin perang dan konfrontasi bersenjata masih meliputi air, udara, dan tanah Indonesia, ketika Republik ini masih berusia seumur jagung, pada masa ketika pemerintah berjuang untuk mempertahankan keberadaan Republik yang masih belia ini dari serangan penjajah Belanda dan rongrongan para pemberontak, dari tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia lahir sebuah pasukan khusus yang memiliki kemampuan dan keberanian menggetarkan. Sebuah pasukan yang dihormati oleh kawan dan disegani lawan. Reputasi yang didapat pasukan ini bukan berasal dari serangkaian pencitraan, bukan pula dari mitos yang digaungkan melalui berbagai media seperti layaknya mitos-mitos pasukan khusus yang kita dengar sekarang ini, melainkan melalui rangkaian perjuangan panjang yang menuntut keuletan, keterampilan, ketabahan, ketahanan, keberanian, dan upaya yang terkadang melampaui kesanggupan manusia normal. Sebenarnya, hal-hal tersebut adalah biasa bagi para prajurit, mengingat bahwa mau tidak mau mereka harus selalu siap diturunkan di berbagai medan. Namun, yang membedakannya, atau yang membuat mereka layak diberi sandangan sebagai pasukan khusus, adalah hasil dan keefektifan mereka dalam menjalankan tugas. Pada masa kejayaannya, Resimen Pelopor, nama pasukan tersebut, merupakan sebuah “mesin perang” yang efektif dan efisien. Setidaknya, mereka merupakan gambaran ideal dari sebuah pasukan khusus: berani, berkemampuan tinggi, efektif, dan efisien dalam menjalankan tugas. Di manapun mereka diturunkan, di mana pun mereka ditugaskan, para anggota pasukan ini seolah memiliki semboyan bahwa itu adalah penugasan terakhir mereka sehingga mereka memiliki semangat yang meluap-luap. Sayangnya, gelombang sejarah menenggelamkan kesatuan ini dalam palung terdalam. Ketika terjadi pergantian penguasa, keberlangsungan pasukan ini pun berakhir. Kerja keras, pengorbanan, jasa, dan risalah mereka turut terkubur hingga seolah mereka tidak pernah ada. Yang lebih ironis lagi, kisah kehebatan mereka nyaris tak ditulis dalam sejarah dan hanya menjadi cerita pengantar tidur anak-anak, cucu, dan saudara terdekat para mantan anggota pasukan tersebut.

    (sumber: buku “resimen pelopor, pasukan elit yang terlupakan”)

  38. setiap kesatuan, baik dari Polri maupun TNI punya cerita sendiri2, saya rasa ada baiknya jika kita kembali telusuri kembali riwayat masing2, pasti akan ada ‘missing link’ yang bisa ditemukan, dari situ akan terkuak sejarah2 yang belum terdokumentasi dengan baik. Saya sangat bersyukur karena TNI dan Polri bisa tumbuh dan berkembang sampai sekarang, dengan segala kekurangan dan keterbatasannya. Mengingat negara kita masih berumur ‘muda’ jadi kita masih melalui proses pendewasaan yang cukup panjang dan menyakitkan. Saya percaya bahwa setiap elemen, terutama TNI dan Polri akan berkembang menjadi lebih baik, tangguh, profesional dan disegani masyarakat.

  39. Selamat malam,
    Saya cuma menginfokan linx artikel tentang Polri diblog lain, disana ada beberapa komentator yang mengagung2kan militer dan sama sekali buta (bahkan pura2 buta sptnya) akan sejarah polisi.
    Ini linx nya:
    Silahkan diklik dan baca/simak baik2 para komentatornya yg saling berdebat.

    http://muradi.wordpress.com/2010/07/09/polri-dan-sloganisme/

  40. memang ada upaya ‘sekelompok’ utk membuat Polri itu lemah dgn memanfaatkan citra polisi yg buruk dimata rakyat.

    Istilah saudara tua (TNI) dan saudara muda (Polri) itu tidak benar menurut saya. Kalau dilihat dari sejarah negara ini tentang polisi yg memang sengaja dikubur dan dilupakan jasanya. Mrka menganggap dgn sombongnya, seolah hanya ‘dia’ lah yg paling berjasa merebut kemerdekaan RI.
    Sangat memprghatinkan.

    http://muradi.wordpress.com/2011/07/09/polri-dan-sloganisme/

    ^
    Sekali lagi, mhn dan tolong klik linx diatas!

    Thx…
    Atas ksmptnnya gan.

  41. Salam merdeka…
    Kita tinggalkan sejarah sejenak….
    Mau tanya, apakah penggunaan attribut2 Brimob (dan juga satuan satuan lain) seperti dalam bentuk striker / pin oleh masyarakat dilarang atau atau tidak. Saya bangga sama Brimob, makanya pingin tempel attribut sih tapi takut di tangkap….

    • Saya salut dengan mas Sandy yang bangga dgn Brimob, sampai2 mau memakai/memiliki atribut Brimob. Saya pribadi gak masalah kalo anda memakai lambang brimob dlm bentuk stiker/pin yang penting tidak digunakan untuk suatu kepentingan tertentu. Jgn takut karna anggota Brimob akan bangga bila masyarakat cinta dgn kesatuannya. Trims sdh mampir.

      • Trima kasih, atas tanggapannya. Yang jelas bukan untuk tujuan yang merugikan. Salam merdeka, semoga Brimog jaya terus…

  42. Salam Ranger/PELOPOR….Saya tertarik dengan ulasan mengenai sejarah terbentuknya RANGER, hanya menambahkan sedikit…th 1957 dibentuk Peleton Ranger…dan th 1959 dibentuk kompi Ranger. Kebetulan orang tua(Bapak) saya salah satu dari lulusan sekolah komandan polisi sukabumi yg dilatih oleh American’n Ranger yg didatangkan ke Watukosek untuk melatih Mobrig dalam rangka pembentukan Ranger. Beliau sebagai instruktur “taktik” di Watukosek 1954 – 1960. Semoga Korps Brimob selalu jaya….walaupun dipinggirkan oleh penguasa orde baru….
    Jayalah slalu KORPS BRIGADE MOBIL……

    • Harapan kami yang bangga sama Brimob, ayo tunjukkan drimiu sebagai salah satu PASUKAN ELIT di Indonesia, Kesan militeristik boleh dihilangkan, tetapi semangat militer jangan dihilangkan. Militer memang identik dengan tentara, tetapi kemampuan militer tidak selamanya milik tentara saja. Tidak menggunakan seragam lorengpun menurut saya bukanlah cara untuk menghilangkan kesan militeristik, tetapi yang penting ialah bagaimana pendekatan yang baik kepada masyarakat. Bravo Brimob…

  43. BRAVO BARET BIRU………….MESKIPUN KAMI LAHIR DARI NAMUN HATI KAMI TETAP SUCI

  44. Bener tu apa kata sejarah…..brimob satuan pertama yg punya loreng,jd mohon sebelum coment cari artikel dulu tentang sejarah brimob.itu akan lebih bermanfaat dari pada berdebat yg ujung2nya akan saling menjelekan satuan TNI-POLRI…INGAT NKRI HARGA MATI……JAYA TNI-POLRI

  45. yo bangga sih boleh,tapi kita prajurit rendahan butuh kesejahteraan bro……bukan dongeng kebanggaan ja.tuh remon juga kalah ma tni buktinya..

  46. TNI-Polri adalah insitusi yang kadang seperti obat,jika lagi sakit berapapun dibeli,dimanapun dicari tapi jika lagi sehat,aman kadang kita lupa betapa besar pengorbanan mereka,jangan kita terpancing dari lambang,seragam atau apalah uniform kita,tapi lihatlah dari ketulusan mereka mengemban tugas negara.banyak uang negara dihabiskan bukan untuk mereka tapi buat orang2 yang kadang malah tidak berjasa,atau tukang tidur dikala rapat..berikan semangat dan motivasi pada obat2 ini agar dikala kita sakit,obat2 ini cepat memberikan kesembuhan dan kesehatan…jangan fanatik pada seragam atau uniform,lihatlah tujuan kita sebagai kekuatan besar republik yg kita cintai ini..bravo merah putih..

    • Setuju dengan pendapat anda, jangan kita saling mencela tapi ingatlah arah dan tujuan kita yang sudah dibebankan oleh negara yaitu melanjutkan perjuangan dengan mengisi kemerdekaan yang sudah di raih oleh para pejuang2 kita terdahulu, sesuai dengan fungsi dan peran kita yang sudah diamanatkan oleh undang2, saya kira itu yang terpenting yang kita pahami pada saat ini, dan yang penting lagi menurut saya bahwa semua yang telah kita raih itu adalah karena pertolongan dari Allah Swt, jadi semua apapun yang kita lakukan itu tergantung dari kehendak Allah SWt. ingat bahwa hidup ini hanya ” sementara” !!!!!! dan kita akan melanjutkan hidup yang kekal abadi di alam ahirat kelak, wallahu alam bissawab.

    • itulah tentara…..dapat perintah..berangkat…tanpa tawar menawar…tdk lihat untung rugi…apalagi ada uang atau tidak…NKRI harga mati…..

  47. Maju terus kawan…..

  48. Apabila kita berkaca pada sejarah, kesatuan mana di negara kita yang paling tua ? sebelum berdirinya TKR/TNI Polisi Istimewa yang nota bene adalah cikal bakal Mobrig telah ada dan memiliki senjata lengkap dan melatih bertempur para pemuda Indonesia, kesatuan mana yang jumlahnya kecil bisa menghadapi satu batalyon tentara Belanda pada waktu pembesabasan Irian Jaya maupun pemberontak PRRI di Pulau Sumatera (Bengkulu) ! Tetap Jaya selalu BRIMOB !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • BAMBANG SISMOYO pada
      Februari 7, 2012 pada
      10:50 am
      Apabila kita berkaca pada
      sejarah, kesatuan mana di
      negara kita yang paling
      tua ? sebelum berdirinya
      TKR/TNI Polisi Istimewa
      yang nota bene adalah
      cikal bakal Mobrig telah ada.
      TKR/TNI cikal bakalnya juga ada sblm merdeka , PETA bro,
      jangan hanya menyudutkan TNI lah , apalah.
      Semua pasukan memiliki kemampuan dan keahlian, kelebihan masing2.
      Saling menghargai aja.

  49. Saya bangga skali dgn MENPOR maupun BRIMOB skrang,,,tiada duax sm psukan lain,,,klo pasukn yg laen mah cm bs niru aj itu bang??
    Sya anak kolong,sya lahir di asrama menpor kelapa dua,ayah dan pakde sya mantan pasukn MENPOR kelapa dua,,,jdi sya tau persis gimna sejarah MENPOR dlu,,,tp syang,kni hnya tinggal sejarah.tpi sya sllu bangga pda KORPS BRIMOB,,JAYA SELALU BRIMOB,,,

  50. salam hangat selalu dari BUMI ETAM DETASEMEN GEGANA SATBRIMOB POLDA KALTIM…NICE BLOG!!!1

  51. saya istri brimob suamiku dalam melaksanakan tugas selalu pegang prinsip ini ‘tiada hari tanpa kawan baru seribu kawan kekurangan satu musuh kebanyakan’ jayalah brimob polri jiwa ragaku demi kemanusiaan’….

  52. bravo brimob. smoga tetap JAYA

  53. dari ujung sabang sampai ujung merouke brimob tetap satu,,,
    PELOPOR…
    jaya slalu BRIMOB tercinta,,,,
    jaya selalu INDONESIA ku,,

  54. Chill Dude ^.^
    almost looking back to the purpose of Police meaning,

    Yes it was designed to assist military due to Rebels War, that why Menpor was equipped with military qualification by Indonesian Armed Forces.

    But now Indonesian people only ordinary civilian not a Rebels, they don’t need your “army look” but they need your professionalism as a Police, catch a crime, rules the traffic and some administration more like another Police in whole of the world..

    just look at British Police, more peaceful, good looking, friendly, minor rifle and riding the horse.
    -Lets Build Indonesia Better-

    Howard Kernelizer
  55. sejarahnya mantap …

  56. KALAU BOLEH COMENT :
    Saya membaca komentar2 yang di atas terutama yang koment bangga dengan brimob/menpor/ranger atau apalah namamya, yang bilang loreng itu punya brimob pasukan lain cuma ikut2tan, saya rakyat sipil biasa saya cuma mau komentar pada anda semua…!! BEREBANGGALAH DENGAN BAIK DAN BENAR

  57. Membaca dari atas ke bawah, yang saya tangkap hanya satu : semua memperdebatkan siapakah pejuang yang paling elite di republik ini. Sejujurnya kalau cuma itu, kita salah semua. Pasukan paling elite di Indonesia bukan Kopassus, bukan Marinir, bukan pula Brimob. Namun penerbang tempur yang jumlahnya tidak sampai 100 orang. elit segala-galanya. Elit dari sisi sangat tingginya persyaratan untuk diterima. Dari 1.000 orang, belum karuan bisa terpilih 1 orang yang bisa dididik menjadi penerbang tempur. Elit dari sisi kebugaran tubuh, elit dari sisi skill, elit dari sisi peralatan perang yang mereka gunakan (pesawat terbang tempur yang harganya trilyunan) maupun elite dari sisi taktik tempur. Mereka adalah satu2nya pejuang yang bertempur secara terbuka, berhadap-hadapan tanpa ada tempat sembunyi. Karena itulah dikenal istilah dog fight…

    Bagi Brimob sendiri, Zaman berubah, sejarah berubah. Benar kata Mr. Howard Kernelizer di atas : Siapa yang sekarang ini dihadapi oleh Polisi?. Skill itulah yang harus dikembangkan. Bukan terhenti pada “sekedar” kemampuan komando untuk menghilangkan nyawa orang, menembak jitu, brevet rangers, seragam loreng moreng dll…

  58. polisi diciptakan bukan untuk berperang . .

  59. melawan kejahatan yg terorganisi…….bravo PELOPOR

  60. Big Thumb for Mr. Hananto and Mr. Arief Widianto ^.^
    i’m not sure with my translation but i try to use Google Translate

    So ridiculous if Indonesian Police act like Hollywood movies, come on wake up guys this is 2012, watch yourself You are Policeman not Military.

    as Mr Howard Kernelizer said “-Lets Build Indonesia Better-“

    Alfred Scott Everton
  61. TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA – Polda Papua dalam dilema untuk mengungkap kasus penembakan yang terjadi di kabupaten Puncak Jaya yang kerab terjadi. Pasalnya aksi penembakan yang belakangan ini tidak hanya menargetkan anggota TNI Polri melainkan masyarakat sipil dan terakhir oknum guru ini tidak ada saksi yang berani memberikan keterangan.

    Kabid Humas Polda Papua, AKBP Drs Johannes Nugroho Wicaksono kepada Tribunnews.com di Jayapura. Rabu 30/05 mengatakan pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadappelaku penembakan terhadap guru Sekolah Dasar (SD) Inpres Dondobaga bernama Anton Arung Tambila (36) di Kampung Kulirik, distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya Selasa (29/5/2012).

    “Kami masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus penembakan yang menelan korban jiwa seorang guru ini. Sedikitnya sudah 10 warga dimintai keterangannya terkait penembakan ini,” ungkapnya,

    Hanya saja, ungkap Johannes, pihaknya belum bisa memastikan siapa pelaku penembakan guru tersebut. Pihak kepolisian juga masih menyelidiki motif penembakan tersebut.”Kami masih menyelidiki pelaku penembakan ini, dan sementara pelaku merupakan orang tidak dikenal,” jelasnya.

    Johannes mengemukakan bahwasanya keberhasilan menangkap pelaku penembakan sangat membutuhkan peran serta masyarakat, dalam hal penyampaian informasi sekecil apapun.

    ”Kami hanya seorang manusia biasa yang bekerja sebagai Polisi. Dan kami tidak punya telinga maupun mata saat di lokasi, maka itu peran masyarakat sangat diharapkan. Agar kasus-kasus penembakan yang terjadi di Puncak Jaya ini bisa kami ungkap,” katanya.

    Soal kronologisnya, Johannes menjelaskan, pelaku berpura-pura membeli gula pasir di kios milik korban. Namun, tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak korban dari luar kios, hingga mengenai pipi kiri menembus kepala dan mengakibatkan tewas.

    ”Dari informasi yang kami peroleh, awalnya pelaku belanja gula pasir, namun tiba-tiba menembak korban dari luar kios, hingga mengenai pipi korban dan peluru bersarang di kepala, sehingga korban meninggal dilokasi,“ terangnya.

  62. Pasukan Pelopor,,pasukan yg turut serta dalam pembebasan Irian Barat Hidup Pasuka Pelopor ( BM Polda Papua)

  63. Brimob juga manusia biasa yang terpilih dari masyarakat untuk masyarakat, memang Brimob punya kekurangan tapi disamping itu dia punya kelebihan. Jangan kita saling membedakan satuan A atau satuan B, marilah kita bangun satuan yang kita banggakan. Brimob pelopor is the best. Tunjukan bahwa engkau dapat menghalau lawan-lawan mu, buktikan bahwa mental serta fisik mu sudah teruji dan perjuangkan NKRI sampai titik darah penghabisan.

  64. jangan cuma gara2 baju berntam booss..
    negeri udh damai tinggal papua..:D

  65. Puasa -puasa brow…

  66. betul, aku anak menpor, ayahku nrp 3808…, aku sendiri skrg anggt polri. sungguh menpor jaya tapi justru di perkecil era soeharto

  67. Orang yang gak tau sejarah saja yang mengolok – olok Brimob, masalah baju loreng sudah sejak saya masih kecil sudah pakai, karena saya anak Brimob dan saya sekarang usia 61 tahun, sepengetahuan saya waktu operasi Trikora ( bergabung Resimen Tim Pertempuran 1 ) sudah menggunakan baju loreng, perlu diketahui : orang tua saya ini mempunyai 15 tanda jasa termasuk Bintang Gerilya dan Perang Kemerdekaan I dan II. Brafo BRIMOB

  68. Pak, Untuk Penerimaan BIntara POlri Gel 2 , Untuk Lulusan Sarjana, Kapan diadakan lagi saya dengar dari sodara yg dinas di polres jakpus desember nanti , mohon infonya pak.
    kirim ke email. Geboy90@gmail.com
    trims

  69. wkwkwk…sejarah Brimob harus lebih digali lagi….

  70. Bravo BRIMOB

  71. Permisi , mohon ijin mau usul saja agar sejarah Korps BRIMOB Batalyon M Resimen XII “Rimba Laut” di Jayapura kalau ada yang nulis jangan dilupakan ya ,permisi …BRAVO BRIMOB !!!

  72. Tak mungkin waktu diputar kembali hanya untuk me’lorengkan brimob/menpor dll…
    Yang terpenting adalah bgm menyiapkan diri anda bapak2 TNI/Polri untukmghdpi tantangan tugas di masa depan…

    Jadikan rasa kbanggaan itu sbg motivator bagi anda sang pengawal pertiwi, bukannya jadi takabur dengan saling berdebat bgtu…

    Apalah arti perjuangan kalian TNI/Polri jika tanpa bantuan masyarakat juga. Lantas seragam bercorak apa yang pantas buat kami para komponen masyarakat yg jg ikut membantu merebut kemerdekaan?

    Sebelum menjadi anggota TNI/Polri, anda juga berasal dari masyarakat kan. . . .?

  73. Keberhasilan itu bukan bisa menangkap apabila terjadinya suatu peristiwa tetapi keberhasilan itu adalah bisa meredam suatu peristiwa yang akan terjadi. Belajarlah di Era Suharto. deteksi dini sangat hebat jarang sekali terjadi kekacauan, jadi jangan selalu menganggap anda hebat tetapi yang paling hebat adalah rakyat

  74. mantap setuju k;o brimob pake loreng plopor

  75. Orang tua saya mantan ranger angkatan pertama dari kompi A di kelapa dua dengan komandan kompinya Anton Sujarwo (alm)

  76. Saya setuju kalo BRIMOB dikembalikan seperti dulu menggunakan baju loreng, karena untuk mengingat patriotisme para pendahulu dalam melaksanakan tugasnnya baik perang kemerdekaan maupun operasi – operasi militer lainnya seperti halnya orang tua kami.

  77. Salam hormat ut semua, Mohon maaf ut menyela.. Saya mungkin tidak akan menyinggung permasalahan perdebatan yg sedang diperbincangkan. Yang saya tanyakan adalah 1 hal. Apakah saya tidak melanggar Hukum apabila, saya mengenakan seragam Brimob ut tujuan pengawalan dalam / luar pulau. Dan di bawah komando langsung dr Menpor/ Kesatuan Brimob. Saya adalah warga Sipil. Dan tugas yg saya emban semata hanya ut Kluarga bukan tujuan menyimpang. Mohon pendapat. terima kasih.
    Salam Brigade, Salam Tri Brata..

    • Mas Wendy, trima kasih sdh mengunjungi Web ini.Mengenai seragam Brimob yang dimaksud mas Wendy yang bagaimana dulu, apakah seragam lengkap (PDL Brimob) atau cuma sekedar pakai Kaos berlogo Brimob saja. Menurut saya jika warga sipil memakai seragam lengkap Brimob dan mempunyai tujuan atas nama Satuan Brimob maka orang tsb sudah termasuk Brimob Gadungan dan itu adalah suatu pelanggaran hukum (penipuan) walaupun sudah dibackingi oleh oknum anggota Brimob itu sendiri, trus sekedar info sudah banyak Brimob Gadungan yang ditangkap. Dan untuk pemakaian Kaos Brimob, bukannya saya mensahkan untuk sipil dapat memakai Kaos Brimob tetapi kenyataannya banyak orang sipil memakai kaos berlogo satuan militer lainnya dan itu tidak menjadi masalah selagi maksud dan tujuan si pemakai kaos tsb tidak negatif.

  78. I’m extremely inspired with your writing abilities as well as with the format to your weblog. Is that this a paid topic or did you modify it yourself? Anyway stay up the nice quality writing, it is uncommon to peer a great weblog like this one nowadays.

  79. OKE BRO SAYA BANGGA DENGAN BRIMOB soal nya ane juga anak kolong Babe ane dr Men-Por angkatan ke II Pusdik Brimob Tawang mangu
    tahun 1961 Yon 132 KI C Ton Passus Kelapa dua nama nya Koesmin coba ente cek di angkatan tua siape tahu nyambung……..”WACRACENA…….!!!!!!”

  80. bravo BRIMOB

  81. Saya sudah membaca buku menpor pasukan elit yang terlupakan….betul2 terharu dan merasa bangga menjadi anak mantan menpor di dalam buku tersebut tertulis nama orang tua saya pada saat menjadi tawanan belanda di irian jaya..beliau tertangkap besama 19 angota menpor lainya pada saat akan menyusup dgn mengunakan perahu motor karet…yang menjadi lebih miris hati saya ketika orang tua saya telah pensiun…tdk ada rasa hormat dari bekas anak buah orang tua saya ketika orang tua saya sdh tidak menjadi anggota polri sbg waka polres ende flores ntt terutama dari unit lantas dan ini saya alami langsung ketika saya membonceng orang tua saya dgn sepeda motor dinas saya lewat depan mereka….mereka mengacuhkan ….Dari saya minta kepada para anggota polri khususnya anggota Brimob untuk bisa menghargai senior kalian sekalipun mereka telah pensiun menjadi anggota polri…
    ” Hidup Menpor “

  82. selamat malam….
    cma mau menanggapi sedikit tentang seragam Loreng Pelopor…. rasa2ny tdak adil bagi Polri khususny Korp Brimob yg bsa dibilang sbg “reinkarnasi” Resimen Pelopor pada masa lalu apabila sampai tidak boleh memakai seragam motif loreng/motif pelopor hanya gara2 bukan (lg) bagian dr ABRI/ Tentara (skrng TNI) …. sementara diluar sana Satgas2 Partai, Ormas2 tertentu mlh memakai seragam PDL dgn Motif loreng selayaknya Militer… Saat ini pun banyak kesatuan2 militer yg memakai corak loreng yg berbeda di tiap satuan…mulai dr Yon Raider, Ton tai Pur, Kopasus, Paskhas, korp Marinir, kopaska…termasuk awak kapal KRI pun memakai motif loreng yg berbeda2 sesuai medan tugas masing2
    kita bsa lihat sejarah, Resimen Pelopor selalu hadir dalam operasi2 militer mulai dari peristiwa 10 november, menumpas pemberontakan Di/TII, PKI madiun, PRRI/Permesta, dwikora,trikora sampai operasi seroja… bahkan Resimen ini juga yg pertama kali medapat senjata serbu baru yaitu M-16 disaat kesatuan Militer blm mendapatkan. Tentu bukan kebanggaan semata memakai seragam loreng pelopor, tp lebih kapada teknis dan tuntutan tugas di lapangan/medan tempur…scr sederhana dgn memakai motif loreng, personil akan lebih tersamar dgn sekelilingnya sehingga keselamatan personil lbh terjamin….aplg sampai saat ini Korp Brimob masih memiliki tugas berat dlm operasi keamanan dalam negeri, seperti memburu para teroris yg sering sembunyi di dalam hutan2…. jgn sampai prajurit2 terbaik ini gugur hanya gara2 pakaian seragam yg lbh mencolok drpd keadaan sekitar….
    anyway Lanjutkan semangat tempur, pantang menyerah yg telah diukir oleh Resimen Pelopor…..

  83. Saya salah seorang Pengagum berat RESIMEN PELOPOR BRIMOB!….. melihat konteks fakta Indonesia dan trend globalisasi saat ini, Korps BRIMOB bisa dapat memprioritaskan REDESIGN CURRICULUM SISTEM bagi kemampuan Organisasi dan Kemampuan Individu dalam membangun kemampuan LIGTH INFANTRY FORCES di atas Matra atau satuan satuan lainnya, sehingga Outcomes dari sistem Curriculum aktual tersebut dapat menghasilkan profile prajurit Pelopor BRIMOB yang tangguh dan disegani dan jadi tulangpunggung atau solusi bagi negara dalam menjaga keamanan dalam negri seperti yang pernah dirintis oleh SESEPUH Generasi Resimen BRIMOB RANGER/ PELOPOR di era dekade 1950 dan 1960 an yang mampu turun di semua palagan dengan seragam tempur Lorengnya yang LEGENDARIS itu!

  84. Apa yang telah Kau perbuat untuk Brimob ?????

  85. My brother recommended I might like this blog.

    He was totally right. This post truly made my day. You cann’t imagine simply how much time I had spent for this information! Thanks!

  86. wktu soeharto wafat, cuman ibu mega yang ga trun bndera stengah tiang, krna ibu mega bnci sma soeharto!!!!!! memang soehatro tukang rubah sejarah, knapa brimob trlupakan, itu krna ulah soeharto!!!!!! saya anak tentara, dan bpak saya mantan pejuang jg, tp bapak saya sebelum wafat, pernah mnceritakan sejarah mobrig!!! dri jumping truk sampai kemampuan lain yang di miliki mobrig………sekarang intinya kita jaga NKRI, bravo BRIMOB

  87. I am proud to “Brimob”, and I am proud of my father, elder generation BRIMOB Regiment RANGER / PIONEER!!,
    Any uniform is not a major problem, which is more important is the “soul of Brimob itself” in any personnel.

  88. kl cerita jaman dulu,ya semua berperang.termasuk sipil jg perang, apalagi yg jadi sukaelawan.karena situasi saat itu.tp setelah orde baru yg katanya salah, sekarang orde reformasi, membetulkan yg salah.tentara back to basic, nggak boleh bisnis dsb.bgt jg polisi jg harus kembali ke fungsi asasinya, sbg penegak hukum dan kamtibmas.didunia manapun tentara diciptakan utk perang, senjatanya utk membunuh musuh.demikian jg didunia manpun senjata polisi utk menegakan hukum bukan utk membunuh, krn yg dihadapai masyarakat sendiri.sekrg malah kebalik balik.tentara anggarannya lebih kecil dr polisi.didunia manapun anggaran tentara jauh lebih besar krn peralatan perang yg mahal.tentara dilarang ini itu sampai negara dilecehkan negara lain.polisi malah dibuat jadi tentara, pakai senapan mesin, lapis baja,pakai doreng dsb yg sama dgn tentara.di negara lain ada satuan polisi seperti SWAT yg senjatanya mirip tentara tp dlm satuan kecil, utk menghadapi kejahatan intensitas tinggi.masalah teror.teror bs disebabkan oleh Crimes Organism, Insurgensi atau terorism sendiri.penanganan Crimes organism,Law enforcment didepan, Insurgensi, Militer didepan dibantu police. sedangkan Terorism Military n Police bekerjasama dengan penguatan di Intelijen.sekarang jaman reformasi seharusnya membenahi yg kurang betul, tp malah masing2 mencari kesempatan utk lebih menancapkan kukunya dan tdk mau diatur pihak lain.Ya akhirnya begini jadinya, polisi malah jadi tentara, tentara dikebiri oleh DPR nya sendiri krn balas dendam masa Orba.keputusan yg tdk bijak balas dendam kpd institusi, krn pd masa itu ABRI(termasuk didalamnya Polisi/Brimob) hanya loyal kpd pemerintah yg sah. Kalau pemerintah yg salah saat itu ya jangan TNI n Intelijen Negara dikebiri spt saat ini.akhirnya negara morat marit kacau balau.yg enak sekarang ya LSM,preman, bandit,mafia n DPR yg busuk2 itu.Ayolah kita benahi negara tercinta kita ini.Yg tentara ya back to basic, puya senjata tp tdk punya kewenangan hukum, yg polisi ya yg mengayomi masyarakat.jangan krn sdh mengatur sendiri jadi semau maunya.kl pakai senapan serbu, senapan mesin, lapis baja bahkan dulu katanya mau punya pesawat hercules, n ngotot pakai doreng, apakah ini bukan tentara namanya.tentara yg punya kewenangan hukum, punya akses politik dan punya pasukan n senjata. apakah kita tdk membuat dua tentara dalam satu negara?musuh polisi ya masyarakat, tindakan keras bukan dibunuh tp dilumpuhkan.itu ada dalam aturan PBB mengenai penggunaan senjata api.Lha yg kt lihat sekarang baru terduga sdh ditembak mati alsannya melawan.padahal baru terduga, belum tersangka ataupun terdakwa.mana asas praduga tak bersalahnya,padahal beberapa kali terjadi salah tangkap, baik kriminal maupun teroris.Di Rusia bekas uni sovyetpun polisi bs diprotes krn penggunaan senjata api yg mematikan, kok kita malah balik ke tahun sebelum orde baru jadinya.Coba kita renungkan, mau dibawa kemana negara kita ini.Jangan-jangan ini memang skenario negara asing utk memecah belah NKRI

  89. walau cuma di anak tirikan tapi kinerja kalian tetap dikenang oleh warga yang mengalaminya dan mengetahuinya….. banyak jasa-jasa kalian yang dihapus dan diakui TNI di era Soeharto, tapi mau bagaimanapun fakta yang berbicara dan BRIMOB masih tetap menjadi Korps yang disegani oleh kalangan TNI sampai sekarang…. BRAVO BRIMOB!!!!!!

  90. saya lebih setuju lagi kalo kalian TNI/POLRI bersatu….negera ini bukan milik mobrig atau brimob, banyak darah tertumpah untuk menegakkan kemerdekaan RI. Sah- sah saja bangga dengan kesatuan, tapi jangan lupakan darah satuan lain. dari tukang becak, pelajar hingga TNI…semua bagian dari sejarah NKRI. Saya sangat respek dengan ekspedisi NKRI khususnya koridor sulawesi disana kalian bisa bersatu kok…..jadi tidak perlu ada friksi lagi. Polisi ya tugas Polisi, TNI ya tugas TNI….kembalikan saja sesuai profesionalnya jangan saling mengambil jatah.

  91. Hidup Raider…………………………….

  92. BRIMOB (PELOPOR)….Selalu di hati ……

  93. Saudara saudari ku koq pada ribut Loreng segala….gk dbawa mati brooo…Yg ditanya malaikat di kubur itu bukan spa yg lbih dhulu pakai loreng..tpi amal baik….Ingat kita sama2 lahir dri kandungan ibu pertiwi…Brimob atau Tentara sama saja untuk kepentingan NKRI..klau bkan kita siapa lagi yg perdulu pada NKRI,,,,Apa kah Oknum2 yg disana pakai safari yg bisanya cuma datang, duduk, diam, duit trus triak setuju dan hanya korupsi….Cuma TNI/Polri yang berfikit bgmn negara ttp utuh…bener apa gk…

  94. DISKUSI YANG MENARIK TENTANG PENGGUNAAN PDL BERMOTIF CAMOUFLAGE BAGI INSTITUSI KEPOLISIAN , DAPAT SAYA URUN PENDAPAT BAHWA SEMENJAK TRAGEDI 911 DAN TERAKHIR ADALAH BOSTON MASCARE PUBLIK DI AMERIKA MENJADI TERKESIMA TERNYATA MEREKA YANG BEGITU MEMBANGGAKAN SISTEM EARLY WARNING DAN MANAJEMEN KEAMANAN CANGGIH BISA KEBOBOLAN , DARI LATAR BELAKANG PERISTIWA TERSEBUT , PUBLIK DI AMERIKA KINI DIHADAPKAN PADA DILEMA APAKAH POLISI PERLU DIBERIKAN PERALATAN MILITER DAN PELATIHAN MILITER TERMASUK SERAGAM CAMOUFLAGE DIDALAMNYA, PRO KONTRA TENTULAH ADA , DISINILAH LETAK KEARIFAN KITA BERSAMA UNTUK MENGAMATI , MENIRU DAN MEMODIFIKASI SEBUAH FENOMENA DENGAN MELIHAT BAHWA ASPEK KULTURAL , STRUKTURAL DAN SUBSTANSIAL SUATU FENOMENA ADALAH SEBAGAI PEDOMAN.

    MOHON BERKENAN MELIHAT BEBERAPA TULISAN TERKAIT ISU ; POLISI; PEMOLISIAN ; PARAMILITER; MILITER TERMASUK TINJAUAN HISTORIS, PRAKTEK INTERNASIONAL DAN TAKTIS PENGGUNAAN PDL BERMOTIF CAMOUFLAGE BAGI BRIMOB POLRI

    http://jurnalsrigunting.wordpress.com/2013/11/21/loreng-brimob-dari-masa-kemasa-sebagai-ciri-khas-identitas-dan-sejarah/

  95. mohon maaf saya cerita pengalaman ortu sebelum beliau meninggal 1 thn yg lalu pernah bercerita. dulu waktu dinas di BRIMOB. di th 60 an. terpaksa menjadi kanibal sbg strategi perang. krn cuma beranggotakan 12 orang yg mempertahankan markas dari serangan ratusan orang pemberontak. akhirnya pemberontak gentar tdk berani menyerang lagi krn takut dikanibal

  96. Watu Kosek telah lama dilirik oleh kopassus utk diambil alih sbg pusdik mereka, ketahuan deh bhw mereka demen banget dgn pusdik Brimob. Itu salah satu jawaban yg nyata bhw mereka ingin mengimbangi Brimob yang berlatih di Pusdik sekelas Watu Kosek, dimana mrk sadar bhw kemampuan Brimob lebih unggul dr kopassus. Tp, publikasi media dan pencitraan satuan oleh TNI lebih gencar krn era presiden soeharto yg nota benenya tentara tidak ingin kalah dari Brimob, dimana Brimob selalu dibatasi oleh keputusan2 birokrat yg didominasi oleh TNI. Jelas sejarah mencatatkan betapa membanggakannya Brimob pada era Presiden SOEKARNO, bahkan jika tidak dikhianati, Presiden Soekarno akan membesarkan Brimob di NKRI. Untung saja Prajurit Bhayangkara Polri ini telah dididik dgn moral kemanusiaan serta kepatuhan thd Tuhan YME, tp bkn berarti Brimob akan diam saja bila harga dirinya terusik. Skrg tidak ada lagi istilah saudara tertua atau termuda, yg jelas suatu saat kemampuan Brimob akan lebih berkembang melebihi satuan lainnya. Ingat, dahulu Brimob memiliki motto: “Sedikit pasukan namun berkemampuan tinggi…”. Saya berharap ke depan pimpinan Polri dan para personil Brimob TETAP harus melatih kemampuan militansinya walaupun negara tidak mendukung dalam hal dana, insyaAllah ada seorang pimpinan Polri yg menyisihkan dana pribadinya utk membiayai pasukan Brimob dalam meningkatkan ketangkasan. Ingatkan kwn2 Brimob Sumut, agar lebih disiplin dan lebih eksis meningkatkan kemampuan… BRAVO BRIMOB utk semakin di DEPAN, yang lain PASTI ketinggalan!!!

  97. pada kemana nich anak2 pelopor??????

  98. Untuk itu munculah pesan dari Presiden Sukarno “Jas Merah” kawan….jadi kita jangan menutup mata atau pura pura gila bahwa kita merdeka ini atas usaha bukan cuma cuma….rangger,pelopor,mobrig mereka ada di dalamnya…so….hargailah pengorbanan mereka…

  99. BEGINI BRO…SUPAYA ANDA KETAHUI, INDONESIA BELUM MERDEKA TENTARA SUDAH ADA JADI ANDA-ANDA JANGAN BERANGGAPAN TNI MENIRU LORENG DARI BRIMOB..ASAL TAU YA SEMUA KEKACAUKAN YANG MELIBATKAN TNI-PRAMUKA ITU DI AWALI DARI TNI….CAMKAN ITU………

  100. bbetul tuh brimob mending pake baju lorng plopor aja lebih sangar

  101. saya bantah komentar dari i gede buyasa… tentang menpor di timtim kocar kacir …jangan dengar dari satu pihak saja… bro..
    inilah sebenarnya… tahun 1971 menpor dibubarkan oleh soeharto dan ketika itu ada beberapa pihak yg ingin menpor dibentuk kembali tapi ada juga pihak lain yg ga setuju , akhirnya ada skenario jahat utk mempermalukan menpor , menunjukan ke masyarakat bahwa menpor tidak mampu lagi….
    caranya gimana , menpor diberi amunisi terbatas , peralatan terbatas , pokoknya serba terbatas… menpor yg ketika zaman soekarno diberi peralatan canggih , tapi zaman soeharto menpor nelangsa…
    siapa tuh yg ngatur ? oknum2 jendral TNI dan soeharto…
    gimana menpor ketika itu mau menang ? dikepung pemberontak , menpor tetap semangat perang , tapi komandan menpor perintahkan balik mundur karena apa ? ga ada amunisi !! peluru jatahnya dikit !
    sehingga diberitakan menpor kocar kacir ,
    oknum2 jendral TNI menghadap soeharto ….soeharto memanggil jendral polisi…sambil bilang tuh kan menpor anak buahmu ga mampu… buktinya gini… gini…
    jendral polisi tau bahwa anak buahnya dikorbankan akhirnya mundur…
    brimob tau kisah pilu itu tapi utk protes ke soeharto .. gimana ?
    siapa tuh oknum2 jendral TNI ? bacalah sejarah…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 474 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: